Jenis cutting bukan hanya soal pemotongan, tapi bagian penting dari kualitas produk cetak. Mulai dari pemotongan kertas hingga membentuk desain khusus pada stiker, kemasan, atau label, cutting membuat hasil cetak terlihat rapi, menarik, dan profesional.
Dengan beragam teknik yang tersedia, setiap jenis cutting memiliki fungsi dan keunggulannya masing-masing. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai jenis cutting yang umum digunakan di dunia percetakan.
Cutting dalam dunia percetakan adalah proses pemotongan bahan cetak untuk mendapatkan bentuk, ukuran, atau desain tertentu sesuai kebutuhan. Proses ini termasuk ke dalam bagian finishing yang dilakukan setelah tahap pencetakan selesai.
Tidak hanya demi kerapihan, cutting berfungsi untuk membuat bentuk sesuai pola desain yang diinginkan. Hal ini membuat produk cetak tidak hanya informatif tapi juga menarik secara visual. Ada berbagai metode cutting yang dapat dipilih. Pemilihan metode bergantung pada jenis bahan, jumlah produksi, dan tingkat kesulitan desain.
baca juga : Art Cartoon dan Art Paper : Mana yang Cocok untuk produk cetakmu
Cutting manual dilakukan secara langsung oleh tangan menggunakan alat seperti cutter, gunting, atau pisau potong. Biasanya digunakan untuk pekerjaan skala kecil, atau ketika hasil yang dibutuhkan tidak terlalu presisi.
Kelebihan: Fleksibel dan murah.
Kekurangan: Tidak cocok untuk produksi massal atau desain rumit.
Menggunakan mesin potong berbilah lurus untuk memotong tumpukan kertas dengan ukuran yang sama. Cocok untuk memotong brosur, flyer, buku, dan produk cetak lainnya dalam jumlah banyak.
Kelebihan: Cepat dan akurat untuk potongan lurus.
Kekurangan: Tidak bisa untuk potongan bentuk khusus.
Menggunakan cetakan khusus (dies) berbentuk sesuai keinginan untuk memotong bahan cetak. Umumnya digunakan untuk produk seperti kemasan, hang tag, kartu nama bentuk unik, dan label.
Kelebihan: Bisa membuat bentuk yang unik dan konsisten.
Kekurangan: Biaya lebih tinggi untuk pembuatan cetakan (dies).
Menggunakan sinar laser untuk memotong bahan dengan presisi sangat tinggi. Dapat digunakan untuk berbagai media seperti akrilik, kertas tebal, hingga kulit sintetis.
Kelebihan: Hasil sangat rapi, bisa memotong desain rumit.
Kekurangan: Biaya relatif lebih tinggi, tidak cocok untuk semua jenis bahan.
Menggunakan mesin pemotong digital (plotter) yang membaca desain dari komputer, lalu memotong sesuai pola. Cocok untuk stiker, vinyl, sablon digital, label, hingga akrilik tipis.
Kelebihan: Presisi tinggi, fleksibel, dan tidak memerlukan cetakan.
Kekurangan: Kecepatan tergantung tingkat kompleksitas desain.
Ingin hasil cetak dengan potongan rapi, presisi, dan sesuai bentuk keinginan?
Percetakan Digital Dyno Printing siap membantu dengan berbagai jenis cutting profesional – dari potong standar hingga bentuk custom!
Konsultasikan kebutuhan cetakmu sekarang, klik tombol Chat WhatsApp atau langsung datang ke toko kami!
📍 Lokasi: Jl. Otista Raya NO. 161A, Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur, Jakarta 13330, Indonesia
📱 Chat Whatsapp
Pernah nggak kamu merasa bingung memilih media promosi yang praktis tapi tetap efektif untuk acara…
Saat kamu ingin mencetak poster, menentukan pilihan antara laminasi doff vs glossy adalah langkah krusial…
Dalam dunia bisnis yang serba cepat, momentum adalah segalanya. Menunggu antrean cetak yang berhari-hari bisa…
Lagi cari tempat cetak box kemasan yang hasilnya premium tapi harganya tetap bersahabat? Di Percetakan…
Dalam dunia percetakan, bahan kertas punya peran besar dalam menentukan kesan akhir sebuah produk cetak.…
Cetak Brosur Rapi dengan Ukuran A5 Laminasi Doff Dalam dunia promosi cetak, cetak brosur rapi…